HoRaS HaBaTaKoN !
BENDA – BENDA BERSEJARAH/PUSAKA BATAK
1. Solam Mulajadi.
Solam
Mulajadi atau Pisau Mulajadi adalah pisau yang dibawa Debata Asi-asi
dari banua ginjang (Benua atas). Pisau ini adalah himpunan seluruh
pengetahuan orang batak, sebab pisau ini berisi aksara batak 19+7
pengetahuan.
2. Piso Sipitu Sasarung
Piso
Sipitu Sasarung adalah pisau yang mana dalam 1 sarung terdapat 7 buah
pisau di dalamnya. Pada zaman dahulu kala setelah gunung pusuk buhit
meletus 73.000 tahun yang lalu seorang keturunan Siraja Batak bernama
Raja Batorusan yang selamat dari musibah tersebut pergi ke gunung pusuk
buhit yang sekarang dan diatas gunung tersebut ada sebuah telaga.
Setibanya di telaga tersebut dia melihat 7 orang putri turun dari langit
dan mandi di telaga tersebut.
Raja
Hatorusan pun tercengang dan heran. Maka iapun mencuri pakaian salah
satu dari purti tersebut, sehingga putri tersebut pun tidak dapat
terbang lagi ke langit dan iapun mempersuntingnya menjadi istrinya.
Dari
legenda inilah awal dari Piso Sipitu Sasarung yang mana melambangkan
Tujuh Kekuatan yang dibawah oleh Putri Kayangan dari Banua Ginjang untuk
bekal hidup Siraja Batak yang baru.
3. Piso Silima Sasarung
Pisau
inilah pisau 1 sarung tetapi di dalamnya ada 5 buah mata pisau. Di
dalam pisau ini berisikan kehidupan manusia, dimana menurut orang batak
manusia lahir kedunia ini mempunyai 4 roh, kelima badan (wujud). Maka
dalam ilmu meditasi untuk mendekatkan diri kepada Mulajadi Nabolon
(Tuhan Yang Maha Esa) harus lebih dulu menyatukan 4 roh, kelima badan.
4. Piso Sitolu Sasarung
Piso
Sitolu Sasarung adalah pisau yang mana dalam 1 sarung ada 3 buah mata
pisau. Pisau ini melambangkan kehidupan orang batak yang menyatu 3
benua. Benua atas, benua bawah dan benua tonga, Juga melambangkan agar
Debata Natolu, Batara Guru merupakan kebijakan, Batara Sori merupakan
keimanan & kebenaran Batara Bulan merupakan kekuatan tetap menyertai
orang batak dalam kehidupan sehari-hari.
5. Piso Siseat Anggir
Piso ini biasa digunakan pada saat membuat obat atau ilmu. Piso ini bertujuan hanya untuk memotong anggir (jeruk purut).
6. Sunggul Sohuturon
Sunggul
Sohuturon ini terbuat dari rotan yang di anyam berbentuk keranjang
sunggul ini bertujuan untuk memanggil roh manusia yang lari atau roh
yang diambil oleh keramat.
7. Pukkor Anggir
Pukkor Anggir ini digunakan untuk menusuk anggir dan mendoakannya pada saat menusuk sebelum anggir tersebut di potong.
8. Tutu
Tutu ini bertujuan untuk menggiling ramuan-ramuan obat yang hendak digunakan pada orang sakit.
9. Sahang
Sahang
ini adalah yang terbuat dari gading gajah. Sahang ini digunakan tempat
obat yang mampu mengobati segala jenis penyakit manusia.
10. Gupak
Gupak ini biasanya digunakan memotong obat yang jenisnya keras seperti akar-akaran, kayu-kayuan dan lain-lain.
11. Piso Halasan
Piso Halasan adalah pedang sakti yang berisikan :
“Yang
tak mempunyai keturunan menjadi mempunyai keturunan sekaligus pisau
Raja Sorimangaraja. Pisau Raja mendatangkan rejeki dalam kehidupan.
Legenda Pisau Halasan:
Pada
zaman dahulu seorang raja yang merantau ke kota Balige sudah lama tak
mempunyai keturunan. Dengan demikian dia memanggil seorang anak sakti
untuk menolong dia bagaimana caranya agar dia mempunyai keturunan. Maka
anak sakti tersbeut menyatakan :
“Ambil
besi dari dalam batu kemudian tempahlah besi tersebut dan buatlah
pedangmu dan sebutlah namanya Piso Halasan, maka kau akan mempunyai anak
laki-laki dan perempuan. Dengan tulus hati Tuan Sorimangaraja
melaksanakannya dengan menggunakan petir untuk memecahkan batu yang
besar, diapun mendapatkan besi tersebut dan menempahnya menjadi pisau.
Demikianlah asal-muasal Pisau Halasan.
12. Piso Tobbuk Lada
Piso Tombuk Lada adalah Pisau Kecil yang biasa digunakan untuk memotong dan mengiris ramuan obat.
13. Hujur Siringis
Hujur Siringis adalah sebuah tombak sakti yang biasa digunakan para panglima perang.
14. Tukkot Sitonggo Mual
Tukkot
Sitonggo Mual adalah Tongkat sakti Siraja Batak yang mana pada zaman
dulu dalam perjalanan apabila air tidak ada jika tongkat ini ditancapkan
ke tanah maka mata air akan keluar.
15. Piso Solam Debata
Piso
Solam Debata adalah sebuah pisau kecil Siraja Batak yang biasa dipakai
oleh seorang Raja dan apabila dia berbicara atau memerintah, maka semua
manusia akan menurut. Pisau ini hanya dipakai oleh seorang raja.
16. Piso Gaja Doppak
Piso
Gaja Doppak ini adalah pisau pedang seorang raja yang mana apabila
pisau ini dipakai, maka segala penghambat didepan, disamping, dibelakang
akan jauh. Biasa pisau ini dipakai oleh Raja pada saat berjalan atau
keluar daerah.
BENDA – BENDA PUSAKA BATAK
HoRaS HaBaTaKoN !
BENDA – BENDA BERSEJARAH/PUSAKA BATAK
1. Solam Mulajadi.
Solam
Mulajadi atau Pisau Mulajadi adalah pisau yang dibawa Debata Asi-asi
dari banua ginjang (Benua atas). Pisau ini adalah himpunan seluruh
pengetahuan orang batak, sebab pisau ini berisi aksara batak 19+7
pengetahuan.
2. Piso Sipitu Sasarung
Piso
Sipitu Sasarung adalah pisau yang mana dalam 1 sarung terdapat 7 buah
pisau di dalamnya. Pada zaman dahulu kala setelah gunung pusuk buhit
meletus 73.000 tahun yang lalu seorang keturunan Siraja Batak bernama
Raja Batorusan yang selamat dari musibah tersebut pergi ke gunung pusuk
buhit yang sekarang dan diatas gunung tersebut ada sebuah telaga.
Setibanya di telaga tersebut dia melihat 7 orang putri turun dari langit
dan mandi di telaga tersebut.
Raja
Hatorusan pun tercengang dan heran. Maka iapun mencuri pakaian salah
satu dari purti tersebut, sehingga putri tersebut pun tidak dapat
terbang lagi ke langit dan iapun mempersuntingnya menjadi istrinya.
Dari
legenda inilah awal dari Piso Sipitu Sasarung yang mana melambangkan
Tujuh Kekuatan yang dibawah oleh Putri Kayangan dari Banua Ginjang untuk
bekal hidup Siraja Batak yang baru.
3. Piso Silima Sasarung
Pisau
inilah pisau 1 sarung tetapi di dalamnya ada 5 buah mata pisau. Di
dalam pisau ini berisikan kehidupan manusia, dimana menurut orang batak
manusia lahir kedunia ini mempunyai 4 roh, kelima badan (wujud). Maka
dalam ilmu meditasi untuk mendekatkan diri kepada Mulajadi Nabolon
(Tuhan Yang Maha Esa) harus lebih dulu menyatukan 4 roh, kelima badan.
4. Piso Sitolu Sasarung
Piso
Sitolu Sasarung adalah pisau yang mana dalam 1 sarung ada 3 buah mata
pisau. Pisau ini melambangkan kehidupan orang batak yang menyatu 3
benua. Benua atas, benua bawah dan benua tonga, Juga melambangkan agar
Debata Natolu, Batara Guru merupakan kebijakan, Batara Sori merupakan
keimanan & kebenaran Batara Bulan merupakan kekuatan tetap menyertai
orang batak dalam kehidupan sehari-hari.
5. Piso Siseat Anggir
Piso ini biasa digunakan pada saat membuat obat atau ilmu. Piso ini bertujuan hanya untuk memotong anggir (jeruk purut).
6. Sunggul Sohuturon
Sunggul
Sohuturon ini terbuat dari rotan yang di anyam berbentuk keranjang
sunggul ini bertujuan untuk memanggil roh manusia yang lari atau roh
yang diambil oleh keramat.
7. Pukkor Anggir
Pukkor Anggir ini digunakan untuk menusuk anggir dan mendoakannya pada saat menusuk sebelum anggir tersebut di potong.
8. Tutu
Tutu ini bertujuan untuk menggiling ramuan-ramuan obat yang hendak digunakan pada orang sakit.
9. Sahang
Sahang
ini adalah yang terbuat dari gading gajah. Sahang ini digunakan tempat
obat yang mampu mengobati segala jenis penyakit manusia.
10. Gupak
Gupak ini biasanya digunakan memotong obat yang jenisnya keras seperti akar-akaran, kayu-kayuan dan lain-lain.
11. Piso Halasan
Piso Halasan adalah pedang sakti yang berisikan :
“Yang
tak mempunyai keturunan menjadi mempunyai keturunan sekaligus pisau
Raja Sorimangaraja. Pisau Raja mendatangkan rejeki dalam kehidupan.
Legenda Pisau Halasan:
Pada
zaman dahulu seorang raja yang merantau ke kota Balige sudah lama tak
mempunyai keturunan. Dengan demikian dia memanggil seorang anak sakti
untuk menolong dia bagaimana caranya agar dia mempunyai keturunan. Maka
anak sakti tersbeut menyatakan :
“Ambil
besi dari dalam batu kemudian tempahlah besi tersebut dan buatlah
pedangmu dan sebutlah namanya Piso Halasan, maka kau akan mempunyai anak
laki-laki dan perempuan. Dengan tulus hati Tuan Sorimangaraja
melaksanakannya dengan menggunakan petir untuk memecahkan batu yang
besar, diapun mendapatkan besi tersebut dan menempahnya menjadi pisau.
Demikianlah asal-muasal Pisau Halasan.
12. Piso Tobbuk Lada
Piso Tombuk Lada adalah Pisau Kecil yang biasa digunakan untuk memotong dan mengiris ramuan obat.
13. Hujur Siringis
Hujur Siringis adalah sebuah tombak sakti yang biasa digunakan para panglima perang.
14. Tukkot Sitonggo Mual
Tukkot
Sitonggo Mual adalah Tongkat sakti Siraja Batak yang mana pada zaman
dulu dalam perjalanan apabila air tidak ada jika tongkat ini ditancapkan
ke tanah maka mata air akan keluar.
15. Piso Solam Debata
Piso
Solam Debata adalah sebuah pisau kecil Siraja Batak yang biasa dipakai
oleh seorang Raja dan apabila dia berbicara atau memerintah, maka semua
manusia akan menurut. Pisau ini hanya dipakai oleh seorang raja.
16. Piso Gaja Doppak
Piso
Gaja Doppak ini adalah pisau pedang seorang raja yang mana apabila
pisau ini dipakai, maka segala penghambat didepan, disamping, dibelakang
akan jauh. Biasa pisau ini dipakai oleh Raja pada saat berjalan atau
keluar daerah.
BENDA – BENDA PUSAKA BATAK
HoRaS HaBaTaKoN !
BENDA – BENDA BERSEJARAH/PUSAKA BATAK
1. Solam Mulajadi.
Solam
Mulajadi atau Pisau Mulajadi adalah pisau yang dibawa Debata Asi-asi
dari banua ginjang (Benua atas). Pisau ini adalah himpunan seluruh
pengetahuan orang batak, sebab pisau ini berisi aksara batak 19+7
pengetahuan.
2. Piso Sipitu Sasarung
Piso
Sipitu Sasarung adalah pisau yang mana dalam 1 sarung terdapat 7 buah
pisau di dalamnya. Pada zaman dahulu kala setelah gunung pusuk buhit
meletus 73.000 tahun yang lalu seorang keturunan Siraja Batak bernama
Raja Batorusan yang selamat dari musibah tersebut pergi ke gunung pusuk
buhit yang sekarang dan diatas gunung tersebut ada sebuah telaga.
Setibanya di telaga tersebut dia melihat 7 orang putri turun dari langit
dan mandi di telaga tersebut.
Raja
Hatorusan pun tercengang dan heran. Maka iapun mencuri pakaian salah
satu dari purti tersebut, sehingga putri tersebut pun tidak dapat
terbang lagi ke langit dan iapun mempersuntingnya menjadi istrinya.
Dari
legenda inilah awal dari Piso Sipitu Sasarung yang mana melambangkan
Tujuh Kekuatan yang dibawah oleh Putri Kayangan dari Banua Ginjang untuk
bekal hidup Siraja Batak yang baru.
3. Piso Silima Sasarung
Pisau
inilah pisau 1 sarung tetapi di dalamnya ada 5 buah mata pisau. Di
dalam pisau ini berisikan kehidupan manusia, dimana menurut orang batak
manusia lahir kedunia ini mempunyai 4 roh, kelima badan (wujud). Maka
dalam ilmu meditasi untuk mendekatkan diri kepada Mulajadi Nabolon
(Tuhan Yang Maha Esa) harus lebih dulu menyatukan 4 roh, kelima badan.
4. Piso Sitolu Sasarung
Piso
Sitolu Sasarung adalah pisau yang mana dalam 1 sarung ada 3 buah mata
pisau. Pisau ini melambangkan kehidupan orang batak yang menyatu 3
benua. Benua atas, benua bawah dan benua tonga, Juga melambangkan agar
Debata Natolu, Batara Guru merupakan kebijakan, Batara Sori merupakan
keimanan & kebenaran Batara Bulan merupakan kekuatan tetap menyertai
orang batak dalam kehidupan sehari-hari.
5. Piso Siseat Anggir
Piso ini biasa digunakan pada saat membuat obat atau ilmu. Piso ini bertujuan hanya untuk memotong anggir (jeruk purut).
6. Sunggul Sohuturon
Sunggul
Sohuturon ini terbuat dari rotan yang di anyam berbentuk keranjang
sunggul ini bertujuan untuk memanggil roh manusia yang lari atau roh
yang diambil oleh keramat.
7. Pukkor Anggir
Pukkor Anggir ini digunakan untuk menusuk anggir dan mendoakannya pada saat menusuk sebelum anggir tersebut di potong.
8. Tutu
Tutu ini bertujuan untuk menggiling ramuan-ramuan obat yang hendak digunakan pada orang sakit.
9. Sahang
Sahang
ini adalah yang terbuat dari gading gajah. Sahang ini digunakan tempat
obat yang mampu mengobati segala jenis penyakit manusia.
10. Gupak
Gupak ini biasanya digunakan memotong obat yang jenisnya keras seperti akar-akaran, kayu-kayuan dan lain-lain.
11. Piso Halasan
Piso Halasan adalah pedang sakti yang berisikan :
“Yang
tak mempunyai keturunan menjadi mempunyai keturunan sekaligus pisau
Raja Sorimangaraja. Pisau Raja mendatangkan rejeki dalam kehidupan.
Legenda Pisau Halasan:
Pada
zaman dahulu seorang raja yang merantau ke kota Balige sudah lama tak
mempunyai keturunan. Dengan demikian dia memanggil seorang anak sakti
untuk menolong dia bagaimana caranya agar dia mempunyai keturunan. Maka
anak sakti tersbeut menyatakan :
“Ambil
besi dari dalam batu kemudian tempahlah besi tersebut dan buatlah
pedangmu dan sebutlah namanya Piso Halasan, maka kau akan mempunyai anak
laki-laki dan perempuan. Dengan tulus hati Tuan Sorimangaraja
melaksanakannya dengan menggunakan petir untuk memecahkan batu yang
besar, diapun mendapatkan besi tersebut dan menempahnya menjadi pisau.
Demikianlah asal-muasal Pisau Halasan.
12. Piso Tobbuk Lada
Piso Tombuk Lada adalah Pisau Kecil yang biasa digunakan untuk memotong dan mengiris ramuan obat.
13. Hujur Siringis
Hujur Siringis adalah sebuah tombak sakti yang biasa digunakan para panglima perang.
14. Tukkot Sitonggo Mual
Tukkot
Sitonggo Mual adalah Tongkat sakti Siraja Batak yang mana pada zaman
dulu dalam perjalanan apabila air tidak ada jika tongkat ini ditancapkan
ke tanah maka mata air akan keluar.
15. Piso Solam Debata
Piso
Solam Debata adalah sebuah pisau kecil Siraja Batak yang biasa dipakai
oleh seorang Raja dan apabila dia berbicara atau memerintah, maka semua
manusia akan menurut. Pisau ini hanya dipakai oleh seorang raja.
16. Piso Gaja Doppak
Piso
Gaja Doppak ini adalah pisau pedang seorang raja yang mana apabila
pisau ini dipakai, maka segala penghambat didepan, disamping, dibelakang
akan jauh. Biasa pisau ini dipakai oleh Raja pada saat berjalan atau
keluar daerah.